Bagaimana Cara Prediksi Forex yang Akurat

Dunia forex trading tak hanya membutuhkan modal yang besar semata. Selain modal, orang-orang yang ingin berkecimpung di dunia forex juga harus memiliki keinginan yang kuat untuk belajar, mempunyai ketekunan dan juga melatih kemampuan dalam membuat prediksi forex. Keharusan untuk melakukan prediksi inilah yang harus dilakukan oleh trader sebelum Open Posisi (OP). Tak sekedar menyodorkan modal yang besar, seorang trader forex dituntut untuk bisa membaca pergerakan pasar agar bisa melakukan transaksi pada saat yang tepat.

Bagaimana Cara Memprediksi Forex ?

prediksi forex akurat

Begitu memasuki pasar forex, para trader pemula biasanya meminta saran kepada teman-teman mereka yang terlebih dahulu sudah terjun ke dunia forex. Bagaimana keadaan pasar forex hari ini? Apakah sebaiknya dilakukan pembelian ataukah pembelian saja? Pertanyaan-pertanyaan ini tentunya tidak bisa dilontarkan setiap hari. Seorang trader forex harus memiliki kemampuan sendiri untuk melakukan prediksi forex akurat terhadap kondisi pasar forex.

Nah, di dunia forex dikenal adanya tiga jenis analisa yang biasa dipakai untuk membantu melakukan prediksi pergerakan pasar forex. Ketiga jenis analisa ini meliputi analisa fundamental, analisa teknikal, dan analisa sentimen pasar.

Analisa fundamental

Pada jenis analisa ini, prediksi forex dilakukan dengan mencermati pasar melibatkan keadaan ekonomi, politik, dan juga sosial yang memiliki pengaruh terhadap pemintaan dan jumlah persediaan. Sepintas lalu jenis analisa ini sepertinya mudah dilakukan. Tetapi sesungguhnya jenis analisa ini tidak mudah dilakukan sebab ada begitu banyak hal yang mempengaruhi keadaan perekonomian suatu negara.

Beberapa hal yang bisa mempengaruhi keadaan perekonomian suatu negara antara lain kebijakan-kebijakan moneter yang dirilis oleh bank sentral, suku bunga yang sedang berlaku, tingkat kepercayaan masyarakat, angka pengangguran, nilai ekspor dan impor dan beberapa faktor yang bisa mempengaruhi nilai mata uang di suatu negara.

Secara sederhana, prediksi forex akurat dengan menggunakan analisa fundamental ini berpedoman bahwa jika kondisi perekonomian di suatu negara berada dalam keadaan baik, maka nilai mata uang pun akan mengalami peningkatan. Sebaliknya, bila keadaan perekonomian memburuk, maka nilai mata uang di negara tersebut juga akan mengalami penurunan.

Untuk melengkapi dalam menganalisa fundamental trader harus sesering mungkin mengunjungi situs-situs berita forex seperti analisaforex.com maupun forexfactory.com untuk membaca berita-berita yang mempengaruhi pasar forex.

Analisa teknikal

Berbeda dengan analisa fundamental, pada analisa teknikal ini prediksi forex harian dilakukan dengan mencermati pergerakan pasar di masa lalu dan saat ini. Pengamatan ini selanjutnya dipakai untuk memprediksi pergerakan pasar di masa yang akan datang. Untuk memudahkan pengamatan dalam analisa fundamental ini, pergerakan pasar di masa lalu dan saat ini biasanya disajikan dalam bentuk diagram atau grafik.

Bentuk visualiasasi ini akan membantu seorang trader forex melihat pola-pola tertentu atau tren yang terbentuk dari pergerakan pasar. Berdasarkan pola atau tren inilah selanjutnya ditentukan posisi untuk melakukan transaksi. Jika ingin menggunakan analisa teknikal untuk prediksi forex ini sebaiknya pahami konsep analisa ini serta hal-hal yang berkaitan dengan analisa ini seperti Bollinger Bands, Fibonacci, dan Pivot Point.

Analisa sentimen pasar

Pada analisa sentimen pasar ini, seorang trader forex Indonesia harus mengandalkan instingnya untuk memprediksi arah pergerakan pasar. Insting ini dibutuhkan sebab terkadang arah pergerakan pasar forex melenceng dari prediksi yang melibatkan pengamatan keadaan ekonomi maupun pola-pola tren yang berlaku. Insting seorang trader forex dibutuhkan untuk menentukan kondisi pasar sedang berada dalam keadaan bullish (menguat) atau bearish (melemah).

Lalu manakah analisa yang terbaik di antara ketiga analisa tersebut? Sayangnya tidak ada analisa terbaik yang mampu menghasilkan prediksi forex akurat. Masing-masing analisa tersebut memiliki kelebihan dan juga kelemahan. Ketiga analisa ini bisa dipakai secara bersamaan agar bisa saling melengkapi dan mendukung analisa yang dibuat.

Untuk mempelajari masing-masing jenis analisa tersebut, tentunya dibutuhkan waktu dan ketekunan. Pertama-tama sebaiknya kuasai teorinya terlebih dahulu. Pelajari secara mendalam mengenai setiap jenis analisa dengan cara membaca artikel-artikel yang mengulas mengenai analisa-analisa tersebut. Setelah itu, latih penggunaannya dengan menggunakan akun demo.

Akun demo yang tidak memiliki resiko kerugian akan membantu seorang trader forex mengasah penggunaan analisa untuk menghasilkan prediksi forex harian yang tepat. Dari penggunaan akun demo ini pula, seseorang bisa menilai apakah dirinya sudah bisa memprediksi pergerakan pasar atau masih perlu melatih insting untuk membaca kondisi pasar.

Dalam penggunaan akun demo ini pula, seseorang yang ingin mencoba forex bisa mempelajari dan menerapkan perencanaan trading yang matang, money management dan strategi trading. Penggunaan akun demo ini bisa dilakukan selama beberapa lama hingga seorang trader forex merasa benar-benar yakin dan siap untuk terjun ke pasar forex yang sesungguhnya.

Saat menggunakan akun demo ini, sebaiknya lakukan evaluasi atas kegagalan-kegagalan yang dilakukan agar tidak kembali terulang. Sebab salah satu hal yang sering membuat trader forex mengalami kerugian adalah mengulangi kesalahan kecil yang tidak disadari secara berulang-ulang. Misalnya saja kebiasaan selalu mengubah strategi setiap kali mengalami kerugian. Padahal seharusnya strategi tersebut digunakan secara konsisten agar benar-benar teruji keakuratannya.

Mengantisipasi Prediksi Forex yang Meleset

Bagi seorang trader forex pemula meskipun teori masing-masing jenis analisa sudah dikuasai, namun prediksi forex masih sering meleset. Keadaan ini cukup wajar terjadi. Meskipun prediksi tak tepat sehingga menimbulkan kerugian, tetapi sebaiknya kegagalan ini tidak menyurutkan keinginan untuk terus belajar dan mencoba peruntungan di dunia forex.

Nah, untuk menghindari kerugian seringkali para trader forex pemula memilih untuk melakukan locking atau hedging. Locking atau hedging ini adalah suatu tindakan yang dilakukan para trader forex untuk membuka posisi baru. Posisi baru yang dipilih ini memiliki posisi yang berlawanan dengan posisi yang dipilih sebelumnya. Harapannya, harga akan bergerak berbalik arah sehingga kerugian bisa terhindarkan dan modal bisa kembali.

Tentunya tindakan hedging atau locking ini bisa mengakibatkan dua hal. Jika prediksi forex benar dan harga bergerak berbalik arah, maka kerugian bisa dihindari. Namun bila prediksi ini salah, maka kerugian justru semakin besar. Nah, dalam keadaan ini beberapa saran justru memberikan nasehat agar para trader forex menghadapi kerugian itu. Dari Sebab dari kerugian inilah seorang trader forex bisa belajar dan menyadari kekurangannya.

Setelah merasakan kerugian, para trader forex pemula perlu mempelajari cara rasional meminimalkan kerugian yakni dengan mempertajam dan melatih analisa untuk prediksi forex harian serta dengan menggunakan teknik stop loss di setiap transaksi. Tehnik ini untuk mengantisipasi jika pergerakan pasar forex tidak sesuai dengan prediksi. Setiap kali memulai posisi trading tentukan dengan pasti level stop.

Penentuan posisi stop sejak awal ini akan menentukan secara jelas waktu bagi seorang trader forex untuk keluar ketika menyadari bahwa prediksi dan posisi tidak tepat. Dengan cara ini pula seorang trader forex sudah menentukan resiko dari awal sehingga lebih siap menghadapi resiko kerugian yang terjadi. Teknik seperti inilah yang juga perlu dipelajari oleh trader forex selain mempelajari analisa untuk memperoleh prediksi forex akurat.

Leave a Reply


Rating Top Broker Forex Trading Terbaik Terpercaya di Indonesia located at Indonesia , , . Reviewed by 100 customers rated: 9.9 / 10